William Tanuwijaya, Penjaga Warnet yang Sukses Bangun Tokopedia

Mungkin belum banyak yang kenal dengan sosok William Tanuwijaya. Walaupun demikian, Anda tentu sudah tidak asing lagi dengan situs pasar e-Commerce Tokopedia.com. William adalah tokoh di balik situs Tokopedia.com. Apalagi, situs tersebut saat ini juga kian agresif dalam menggeluti bisnis eCommerce di tanah air. Startup ini semakin dikenal oleh masyarakat luas setelah bekerjasama dengan Softbank, perusahaan modal ventura asal Jepang dan perusahaan asal Amerika Serikat, Sequoia Capital. Modal yang ditanamkan untuk situs ini mencapai USD 100 juta atau setara dengan Rp 1,3 triliun. William bercita – cita bahwa startup tersebut akan berkembang menjadi perusahaan publik dengan saham yang dapat diperdagangkan secara terbuka. Startup tersebut saat ini bersaing ketat dengan sejumlah penyedia layanan marketplace serupa seperti Blibli dan Bukalapak.com yang belum lama ini mendapatkan suntikan dana dari anak perusahaan SCTV

Menjadi Penjaga Warnet Membuatnya Jatuh Cinta Internet

William lahir di Kota Pematangsiantar dan mengenyam pendidikan di sana sampai SMA. Setelah lulus, ia diberi kesempatan oleh sang ayah dan paman untuk kuliah di Jakarta. Itu adalah pengalaman pertamanya pergi dari Sumatera Utara. Untuk sampai di Jakarta, dia harus naik kapal selama 4 hari 3 malam. Dia mengaku sangat kagum saat melihat Jakarta dan belajar di Universitas Bina Nusantara.

Menjadi Penjaga Warnet Membuatnya Jatuh Cinta Internet

Pada saat kuliah, dia mencari kerja sampingan. Saat semester 2, ia bekerja dari hari Senin – Minggu sebagai penjaga warnet mulai pukul 21.00 – 09.00 pagi. Itu adalah kisah Wiliam berkenalan dan menjadi tergila – gila dengan internet. Pasalnya, saat internet masih mahal, ia sudah dapat menggunakannya secara gratis dan bahkan dibayar. Pada saat lulus kuliah, ia ingin berkarir di perusahaan internet. Sayangnya, perusahaan yang ia inginkan seperti Google saat itu belum membuka kantor di Jakarta. Ia pun sempat bekerja di beberapa perusahaan yang bergerak di bidang industri pengembangan perangkat lunak atau software.

Ide Membangun Tokopedia

Pada tahun 2007, William Tanuwijaya memiliki gagasan untuk membangun Tokopedia. Saat itu, ia mulai bermimpi membangun perusahaan internet sendiri. Namun saat itu sang ayah divonis menderita kanker dan William tidak dapat meninggalkan pekerjaannya saat itu karena ia adalah satu-satunya tulang punggung di dalam keluarga. Dia memerlukan pemodal agar dapat membangun Tokopedia

Ide Membangun Tokopedia

Pertanyaan pertama yang muncul dalam dirinya saat itu adalah, “Kenapa Facebook dan Google yang biasa dipakai sehari-hari gratis? Mereka dapat uang darimana?”. Dari situlah, ia belajar tentang pendanaan untuk startup company  Perusahaan – perusahaan besar yang dikaguminyaitu ternyata juga mulai dari ide sederhana dan kerja keras yang didukung dengan pendanaan oleh pemodal ventura secara bertahap. Terinspirasi dari hal itu, William pun mulai mencai pemodal

Bagaimana Cara William Mencari Pemodal

Saat itu, William sama sekali tidak mengenal para pemodal ventura. Ia pun datang ke bos tempat ia bekerja karena itu adalah orang kaya yang ia kenal satu-satunya. Ia menemui bosnya dan menceritakan tentang ide Tokopedia, menceritakan Indonesia sebagai negara kepulauan dengan seringnya transaksi jual beli di mana penjual dan pembeli tidak bertemu satu sama lain. Dengan sistem tersebut, ada celah penipuan secara online. Padahal dalam jual beli online yang paling penting adalah saling percaya

Bagaimana Cara William Mencari Pemodal

Dia juga menceritakan betapa banyak pemilik bisnis dan individu yang ingin memulai bisnis online tetapi terbentur oleh keterbatasan dana, mitra perbankan, akses ke teknologi, akses ke pasar, dan juga logistic. Dia menjelaskan bagaimana mall online dapat memecahkan semua kendala tersebut.

Sang bos pun berbaik hati dan memperkenalkan William dengan beberapa teman pebisnis yang dapat menjadi investor. Ia meyakinkan para investor tersebut selama 2 tahun untuk memberikan dana awal dan ia menayadari bahwa membangun kepercayaan bukanlah hal yang mudah. Perjuangan William pun berbuah manis karena ia bersama Leontinus Alpha Edison akhirnya dapat mendirikn tokopedia pada tahun 2009

Tersentuh Dengan Perubahan yang Ada

Tersentuh Dengan Perubahan yang Ada

Setelah menjalankan bisnis Tokopedia selama lebih dari 7 tahun, William merasa semakin beruntung dan terinspirasi saat melihat Tokopedia tidak hanya dapat mengubah hidupnya tetapi juga orang-orang di sekitarnya. Selain itu, setiap tahun Tokopedia juga selalu mendapatkan modal pendanaan tambahan dari pemodal ventura. Dana tersebut disalurkan untuk memastikan Tokopedia dapat digunakan secara gratis dan untuk mengembangkan situs tersebut agar dapat menjadi perusahaan internet kelas dunia. Bagi William Tanuwijaya, filosofi Tokopedia adalah berusaha terus memberikan kesempatan bagi pada individu di tanah air untuk berbisnis secara mudah dan gratis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *