Trik Bisnis Gibran Jokowi Supaya Tetap Menggurita

Gibran Rakabuming Raka, anak tertua dari Joko Widodo (Jokowi), berhasil mengembangkan Bisnis Martabak sendiri, dengan berbagai rasa melalui merek Markobar singkatan dari Martabak Kota Baru.

Meskipun warung pinggir jalan jajanan khas telah berkembang dengan pesat, Gibran tidak menjadi terlalu puas diri. Dia saat ini sedang mempersiapkan inovasi baru untuk produk-produknya.

Gibran membeberkan, Markobar cukup pesat dalam pertumbuhan bisnisnya. Setelah ia membuka toko di Surakarta (Solo), untuk memperluas Markobar ke Yogyakarta dan Semarang.

Rencananya, pembangunan Markobar tidak hanya di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta, tetapi juga ke kota-kota besar lainnya.

Markobar , martabak manis delapan rasa
Markobar , martabak manis delapan rasa

“Setelah Semarang, planningnya untuk mengakhiri tahun ini akan membuka cabang untuk di kota-kota lainnya. Markobar akan dibuka di Jakarta, Surabaya, Malang dan Bandung. Tujuannya setiap dua bulan untuk membuka cabang”

Baca juga : Tip’s Usaha dari JOKOWI

Suami dari Ananda Selvi mengungkapkan kantor Markobar di beberapa kota yang akan menerapkan konsep baru. Gibran tidak membuka usaha markobar di satu tempat saja. Namun, itu adalah dengan menggunakan konsep food truck sebagai gerai jualannya.

“Rencana beberapa bulan kedepan adalah menggunakan food truck untuk menjual Martabaknya. Jadi lebih hemat dana dan efisien untuk urusan tempat,” katanya.

Melalui food truck, Gibran mengatakan toko Markobar nya akan lebih fokus pada produk take away alias untuk dibawa pulang. “Jadi, nanti di mobil food truck , Pembeli bisa menikmati sistem takeaway manis Martabak” katanya.

Sebelumnya Gibran memberi tips bisnis untuk kewirausahaan, “saya masih ngeyel itu kuncinya. Jadi seorang pengusaha harus idealis. Orang tua saya mempunyai latar belakang furnitur atau mebel dan tidak ada latar belakang pengusaha kuliner sama sekali. Dari awal saya disiapkan untuk melanjutkan usahanya. Pernah ditentang jika saya ingin ke bisnis kuliner,” katanya.

Ia mengaku sempat pasang surut dalam membangun bisnisnya, seperti saat ini. Tapi dia terus berusaha dan melihat kesempatan dalam usahanya kedepannya yang terus memiliki pasar tersendiri. Gibran mengatakan ia mulai bisnis kuliner pada tahun 2010.. Bisnis pertamanya yaitu katering pertama.

Menurut dia, tahun pertama dan kedua tahun terberat dalam pembangunan bisnis katering. Berbagai kendala yang dihadapi saat dua tahun pertama. Tapi tahun ketiga bahwa industri konstruksi sudah dirasakan dan yang terbaik yang menambahkan fasilitas penunjang Pernikahan.

“Jika Anda memiliki kemauan dan percaya diri untuk sukses ya tinggal jalani saja. Jika orang tua menentangnya kewirausahaan biasa ya karena orang tua tidak ingin anak-anak mereka rekoso atau susah. Karena seorang pengusaha itu sulit dan susah ada pasang surutnya terlalu banyak gagal juga, “katanya.

Gibran mengatakan saat merintis awalnya banyak menemui pelanggan yang rewel. Tapi dia jalani dengan baik dan berusaha menawarkan beberapa diskon supaya tidak rewel katanya. Karena selain dana besar juga diperlukan, kepercayaan pelanggan untuk produk supaya tetap terjaga.

Gibran Bersama Jokowi di Kafe Markobar
Gibran Bersama Jokowi di Kafe Markobar

“Saya setiap hari pasti berurusan dengan pelanggan yang rewel. Contohnya : Ndekben (pertama) saya nyoblos ayahmu. Sebelum saya waktu walikota. Menghadapi itu sangat sulit sekali. Menolak ya gak enak mengiyakan ya rugi jadi serba salahkan. Dalam tahun tahun pertama dan kedua saya masih berurusan dealing harga dan segala macamnya. Di tahun terakhir adalah perhatian saya terhadap marketing, “katanya.

Dia juga memberikan saran kepada orang-orang muda yang ingin berwirausaha. Gibran menyarankan bahwa dalam memulai bisnis harus berkonsentrasi pada bisnis. Dia tidak mengusulkan untuk menjalani dua profesi sekaligus. Karena dapat membuat tidak fokus dan hasil yang diperoleh tidak optimal.

Gunawan

Untuk melangkah maju lihatlah ke depan jangan tengok ke arah belakang. Usaha yang sukses adalah bercermin dari kegagalan masa lalu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *