Memanfaatkan Hobi Memasak Menjadi Usaha Sukses

Berhemat bukan satu-satunya solusi mengatasi masa krisis. Bagi Fatmah Bahalwan, ada solusi lain yang lebih menyenangkan : berbisnis rasa.

Sejak masih gadis, Fatmah sudah hobi dengan dunia kuliner. Oleh orang tuanya, setiap anak mendapat bagian tugas masing-masing dalam pekerjaan rumah tangga. Fatmah yang merupakan anak keenam dari 12 bersaudara ini mendapat tugas memasak untuk seisi rumah. Hobi itu jadi bermanfaat ketika krisis tahun 1998 datang. Semua harga naik, sementara gajinya sebagai sekretaris di sebuah bank syariah tak ikut naik. “Waktu itu, pilihan saya hanya dua: hidup hemat atau menambah penghasilan. Saya memutuskan menambah penghasilan,” katanya mantap.

Dimulai dengan modal oven seharga Rp 45 ribu, serta hand mixer hadiah pernikahannya dengan sang suami, empat loyang cake tape keju yang dibawanya ke kantor, ludes. Fatmah pun mengembangkan hobinya menjadi bisnis. Pesanan kue jadi semakin banyak. Ia juga memberdayakan para tetangga untuk membantu bisnisnya, seperti memberdayakan tukang ojek di sekitar tempat tinggalnya sebagai kurir sehingga mereka dapat penghasilan tambahan.

Kuliner yang ditekuni perempuan kelahiran Wonosobo ini berkembang bukan hanya sebatas catering, tapi juga menjadi pengajar. Mulai dengan membuka kelas kursus di rumahnya, sampai menerima panggilan mengajar di berbagai tempat. Mie ayam, dim sum, batagor jadi resep-resep yang banyak disukai.

Fatmah mengaku pengalaman mengajar pekerja asal Australia dan Amerika beberapa waktu lalu, sebagai salah satu yang berkesan. “Mereka malah sangat tertarik dengan menu lokal. Bisa bikin sate ayam dan nasi goreng aja sudah seneng banget,” katanya.

Fatmah_Bahalwan_Sukses_berbisnis

Hobinya berbagi dan memodifikasi resep juga diminati oleh jaringannya di dunia internet. Kini, komunitas Natural Cooking Club (NCC Indonesia) yang dibentuknya, berkembang hingga puluhan ribu orang di facebook, bahkan menjadi salah satu bahan kajian di sekolah bisnis Prasetya Mulya. Meski sudah kondang, Fatmah tetap konsisten berbagi rahasia resep lezat yang dikuasainya. “Mereka sudah percaya, bahwa datang ke saya untuk tanya resep itu dijamin anti gagal,” katanya, tertawa.

Berapa penghasilan Fatmah dari kegiatan yang dirintisnya sejak 16 tahun lalu ini? “Puluhan juta rupiah per bulan sih sudah rutin,” katanya sambil tersenyum. Penghasilan itu dikumpulkan untuk mewujudkan mimpinya : punya tempat kursus yang dilengkapi perpustakaan kuliner dan studio foto untuk memotret berbagai hasil resep lezatnya. “Punya murid-murid kursus yang datang dari seluruh dunia juga sepertinya jadi mimpi besar saya,” katanya,mantap.

Tips sukses berbisnis ala Fatmah Bahalwan
1. Jaringan itu harta luar biasa yang harus dipelihara
2. Selalu menentukan target, sehingga terpacu meningkatkan kemampuan
3. Cari tahu trend yang sedang disukai, karena itu peluang bisnis yang bagus
4. Jangan pelit berbagi rejeki, berdayakan orang-orang di sekitar kita
5. Selalu rajin memodifikasi resep
6. Kuat mental, karena bisnis selalu ada masa pasang dan surut

Gunawan

Untuk melangkah maju lihatlah ke depan jangan tengok ke arah belakang. Usaha yang sukses adalah bercermin dari kegagalan masa lalu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *