Kisah Hidup Jack Ma, sang Guru Miskin yang Kini Menjadi Pemilik Alibaba.com

Jack Ma Alibaba tentu bukan orang asing lagi di dunia ini. Banyak orang telah mengenalnya berkat situs Alibaba.com yang diciptakannya. Bukan hanya itu, kini ia juga menjadi orang paling kaya di Tiongkok, serta orang terkaya kedua se-Asia. Luar biasa. Mungkin, hanya itu yang bisa diucapkan untuk sosok yang mempunyai wajah culun ini.

# Masa Kecil Jack Ma

Jack Ma lahir dari keluarga musisi dan pencerita di Tiongkok. Kehidupan keluarganya tidak bisa dibilang beruntung. Keluarganya bukan orang berada atau berkuasa. Hari-hari kecil Jack Ma dipenuhi kepahitan. Ia sering berkelahi karena diejek teman-temannya tentang ukuran badannya. Selain itu, faham komunis yang ada pada saat itu, membuat Jack terbiasa dalam kehidupan yang keras. Belum lagi dengan daya intelektualnya yang sangat minim . Ia harus beberapa kali melakukan tes untuk bisa masuk SD hingga SMA.

Ketika usianya mencapai 12 tahun, Jack mulai tertarik untuk belajar bahasa Inggris sendiri. Untuk mencapai tujuan ini, ia rela naik sepeda menuju sebuah hotel selama 40 menit. Di hotel ini, ia menawarkan diri menjadi pemandu bagi turis secara gratis. Tujuannya memang hanya ingin melatih kemampuan bahasa Inggrisnya secara langsung. Selain menjadi pemandu turis, Jack juga belajar bahasa Inggris dari siaran radio yang dimilikinya.

Lepas SMA, nasib baik belum juga mengunjunginya. Beberapa kali ia ditolak masuk perguruan tinggi yang diinginkannya. Namun begitu, ia tidak pantang menyerah. Setelah mengalami beberapa kegagalan, ia mencoba untuk mempersiapkan diri secara matang sebelum tes masuk universitas. Dan, akhirnya ia berhasil masuk hingga lulus pada tahun 1988.

Setelah lulus, ia mencoba mencari pekerjaan dengan mendaftar di salah satu restoran cepat saji tersohor di dunia. Sayangnya, aplikasinya itu ditolak. Dari sekian banyak kandidat, ternyata hanya dia yang tidak lolos tes masuk karyawan. Akhirnya, ia mendaftar menjadi seorang guru bahasa Inggris di sebuah kampus dengan gaji kecil. Meskipun begitu, ia tetap menerimanya.

Baca Juga : Ingin kaya Raya ? Ikuti 5 prinsip Bill Gates Yang Paling Menginspirasi

# Bekerja di Amerika dan Tiongkok

Setelah sekian lama menjadi seorang guru, ia kemudian pindah ke Amerika dan bekerja sebagai penerjemah di sana. Di sinilah ia mulai berkenalan dengan internet. Kata temannya, di internet semua hal bisa diperoleh. Namun, sayangnya ia tidak menemukan apa pun tentang Tiongkok di internet. Akhirnya, dengan bekal ingin mempublikasikan negaranya, ia kembali ke Tiongkok dan meluncurkan sebuah layanan direktori bisnis online.

Namun ternyata, bisnis ini tidak berjalan mulus. Ia kemudian menghubungi beberapa teman untuk membuat sebuah perusahaan e-commerce bernama Alibaba. Sebuah situs yang mempertemukan antara penjual dan pembeli di seluruh dunia. Tidak hanya itu, ia juga mendirikan Taobao, situs lelang internasional. Bahkan, ia juga menciptakan mesin pencari seperti Google namun dengan menggunakan bahasa Mandarin.

# Menjadi Miliarder

Situs Alibaba ini pun tidak berkembang dengan pesat. Tiga tahun pertama sejak didirikan, tidak ada pemasukan apa pun untuk Jack. Namun, Jack sangat yakin jika bisnisnya ini pasti sukses, hanya tinggal menunggu waktu saja. Dan, benar saja, pada tahun keempat, banyak orang yang sudah merasakan keuntungan dengan menggunakan Alibaba. Lambat laun, situs ini menjadi mendunia. Setiap harinya, sudah ada sekitar 800 transaksi yang terjadi di situs ini. Hal ini tentu memberikan dampak finansial bagi Jack, sang pendirinya. Tak heran jika kini ia menjadi orang terkaya di Tiongkok, bahkan nomor dua se-Asia.

# Tips Sukses Jack

Kesuksesan tentu tidak bisa diperoleh dengan begitu saja. Jatuh bangun akan dirasakan. Begitu pun dengan Jack. Ia telah membuktikan keberhasilannya dengan menerapkan beberapa tips berikut ini:

  1. Menjaga kepercayaan orang lain.
  2. Fokus pada pelanggan dan melupakan kompetisi bisnis.
  3. Mempekerjakan anak muda yang pintar.
  4. Terus berjalan dan tidak patah semangat meskipun melewati berbagai rintangan.
  5. Mempunyai passion yang tinggi.
  6. Menjaga semua mimpi kesuksesan agar tidak padam dari pikiran.
  7. Tidak mudah menyerah dengan penolakan.
  8. Selalu mencari inspirasi untuk mendapatkan terobosan baru.
  9. Jangan mudah mengeluh meskipun masalah selalu datang.

So, sudah siapkah Anda menjadi Jack Ma Alibaba kedua?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *