Dengan Kegigihan, Meraih Sukses Sebagai Distributor Sandal

“Siapa yang bersabar dia akan beruntung.”
Proses inilah yang dialami Qamarudin. Menggeluti berdagang kulakan sandal bukanlah pilihan yang nyaman dan tanpa resiko. Prosesnya memang sederhana. Membeli sandal dari grosir, lalu menjualnya kembali ke warung-warung hingga sandal yang dibawanya habis terjual. Tapi, membawa ratusan sandal berkeliling ke berpuluh-puluh warung dengan sepeda motor bukanlah perkara yang mudah. Jika barang bawaan masih utuh, sulit untuk menurunkan sandal yang akan ia tawarkan, sehingga tak jarang sepeda motor Qamarudin pun terguling saat melakukannya.

Qamarudin pertama kali menggeluti usaha penjualan sandal di tahun 2006, sebagai tenaga penjualan yang menjual sandal temannya dengan sistem komisi. Untuk itu, bapak dua anak ini meninggalkan pekerjaan sebelumnya, sebagai tukang kayu harian di perusahaan mebel.

Sabar dan ulet, itulah prinsip yang dipegangnya. Ketika melayani konsumen, Qamarudin dengan sabar memberikan keleluasaan pemilik warung dalam memilih sandal. Dalam proses itu, ia bisa bertanya dan memahami model sandal seperti apa yang sedang digemari pembeli, hingga dapat melengkapi koleksi sandalnya dengan model yang sesuai.

Setelah 5 bulan sebagai tenaga penjualan, dengan uang 2 juta rupiah dari sisa komisi yang ia sisihkan, Qamarudin memutuskan untuk tidak lagi menjadi tenaga penjualan, tapi menjadi pedagang kulakan yang membeli langsung dari grosir. Perlahan, omzet yang asalnya hanya beberapa ratus ribu per hari, setelah 3 tahun bisa menjadi lebih dari sejuta dalam sehari.

Toko Grosir Sandal Qamarudin
Toko Grosir Sandal Qamarudin

Untuk menambah modal guna meningkatkan omzet, suami dari Rusminah ini memilih bekerja sama dengan Bank BTPN cabang Karangasem untuk mendapatkan pinjaman modal. Selain memanfaatkan pinjaman modal, bapak yang mahir mengukir kayu ini rajin mengikuti pelatihan pengembangan usaha yang rutin diadakan oleh Bank BTPN. Banyak pengetahuan tambahan yang ia dapatkan. Dari bagaimana mengelola keuangan dan persediaan barang dagangan, cara meningkatkan penjualan dan menjaga kelangsungan usaha. Alhasil, sekarang Qamarudin bukan lagi sales maupun pedagang kulakan. Melainkan sudah menjadi agen grosir sandal yang mempunyai 10 orang sales dengan sistem komisi dan puluhan pedagang kulakan yang menjadi pembeli. Omzet yang didapat berkisar 250 sampai 300 juta per bulan.

Grosir sandal dengan nama toko UD Sejahtera miliknya ini sudah memiliki 2 toko yang berada di Karangasem dan Singaraja, Bali. Targetnya ke depan adalah menambah toko dan melipatgandakan omzet. Harapannya usaha ini terus berkembang hingga bisa diwariskan pada anak-anaknya.

Kiat Sukses Qamarudin

  1. Bekerja ulet dan sabar menjalani setiap proses usaha
  2. Pengaturan dan pencatatan keuangan yang baik
  3. Peka terhadap selera pembeli dan model yang sedang populer
  4. Menjaga loyalitas sales dan mendengarkan masukannya terutama mengenai model sandal yang diminta pelanggan.

Gunawan

Untuk melangkah maju lihatlah ke depan jangan tengok ke arah belakang. Usaha yang sukses adalah bercermin dari kegagalan masa lalu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *