Cara Mudah Agar Merek Dagang Kamu Terdaftar Pada Ditjen HKI

Jika pada saat ini Kamu berencana untuk membuat sebuah usaha baik online maupun offline, pertama kali Kamu harus memikirkan sebuah peluang usaha Kamu. Nama merek tidak bisa dianggap sepele, karena mencakup identitas dan orang akan mengingat nama bisnis Kamu. Jika Kamu akan menciptakan merek sendiri, Kamu perlu mendaftarkan merek terlebih dahulu ke Direktorat Jendral Hal Kekayaan Intelektual (Ditjen HKI).

Jika peluang usaha terbuka lebar, maka hal ini perlu dilakukan sebelum Kamu benar-benar mempunyai merek bisnis. Mungkin banyak yang berfikir bahwa mendaftarkan merek membutuhkan biaya, dan sulit mengurus persyaratannya, Namun jika Kamu yakin dengan bisnis dan nama merek yang dibuat, cepatlah mendaftarkan merek bisnis sehingga tidak akan terjadi perebutan nama merek di suatu hari.

Karena walaupun nama merek Kamu sudah lama dibuat jika belum didaftarkan ke Ditjen HKI, maka merek Kamu tidak akan diakui, dan kemungkinan merek Kamu akan dipakai orang lain setelah didaftarkan mereknya. Masalah tersebut dapat atasi lebih dini jika kita tahu cara mendaftarkan merek bisnis terlebih dahulu.  Berikut tahapan dalam mendaftarkan merek dagang di Ditjen HKI :

  1. Penelusuran Merek

Sebelum mendaftarkan merek, Kamu harus melakukan riset terlebih dahulu tentang penggunaan merek yang akan Kamu gunakan, apakah merek tersebut sudah digunakan atau belum. Riset tersebut bisa dengan cara menelusuri merek melalui google atau bisa mengajukan emil melalui website www.dgip.go.od. Hal ini sangat penting dilakukan untuk menghindari penolakan pada saat pengajuan merek. Saat ini memang banyak perusahaan dengan nama yang kreatif, jadi ini Kamu dapat memanfaatkan nama merek menjadi peluang usaha kreatif.

  1. Persyarakat Pengajuan Permohonan

Ada beberapa persyaratan pada saat registrasi dalam pengajuan permohonan merek, diantaranya :

  1. Pemohon mengisi form biodata yang sudah disediakan.
  2. Menyiapkan 30 contoh merek berukuran minimal 2 x 2 cm dan maksimal 9 x 9 cm,. Menyiapkan daftar barang atau jasa yang diberi merek.
  3. Surat Pernyataan kepemilikan dari pemohon.
  4. Surat Kuasa (jika diperlukan).
  5. Fotokopi KTP
  6. Fotokopi NPWP (untuk perusahaan)
  7. Prosedur Pendaftaran Merek

Ada dua cara dalam mendaftarkan merek, Kamu bisa mengajukan merek langsung dan melalui verifikasi oleh Ditjen HKI.  Pemohon mengisi formulir pendaftaran merek yang dilengkapi dengan syarat lainnya seperti Surat Keterangan usaha Mikro Kecil Menengan (SKUMKM), surat kuasa khusus, etiket merek, bukti pembayaran merek, dan bukti penerimaan penerimaan permintaan pendaftaran merek. Setelah itu petugas Ditjen HKI akan memproses pendaftaran tesebut hingga terbit sertifikat merek.

  1. Pemeriksaan Formalitas dan Pemeriksaan Substansif

Pemeriksaan formalitas adalah diperiksanya kelengkapan persyarakat registrasi merek. Pastikan pasyarakat Kamu lengkap pada saat pendaftaran, karena jika tidak Ditjen HKI akan meminta kelengkapan dalam waktu dua bulan sejak menerima surat permintaan pertama. Sedangkan pemeriksaan substansif adalah pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak terkait selama Sembilan bulan, sejak penerimaan permohonan merek diterima.

  1. Pengajuan Keberatan

Jika permohonan tersebut disetujui, Ditjen HKI akan mengumumkan permohonan tersebut dalam sebuah berita resmi merek dalam waktu sepuluh hari kemudian. Pengumuman permohonan merek akan dilakukan selama tiga bulan. Apabila pemohon merasa keberatan, pemohon bisa mengajukan keberatan secara tertulis pada Ditjen HKI paling lama dua bulan sejak tanggal penerimaan Salinan keberatan. Pastikan dalam proses tersebut Kamu selalu mengecek secara berkala.

  1. Pemeriksaan Kembali

Apabila ada keberatan dari pemohon, Ditjen HKI akan mempertimbangkan dan kembali memeriksa pemohon merek. Pemeriksaan ini akan dilakukan maksimal selama dua bulan sejak berakhirnya masa pengumuman. Jika tidak ada masalah Ditjen HKI akan menerbitkan sertifikat merek kepada pemohon paling lama tiga puluh hari, sejak permohonan disetujui. Tahapan ini merupakan peluang usaha mandiri yang dapat kita lakukan sendiri untuk bisnis yang akan kita bangun.

Pendaftaran merek ini adalah hal yang penting sebelum memulai bisnis, gambaran di atas menjelaskan bahwa proses pendaftaran merek tidaklah susah, dan melalui proses ini akan menjadi peluang usaha yang akan mewujudkan impian usaha Kamu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *