Bos Alfamart Hans Prawira Mengawali Karir Sebagai Konsultan

Saat ini siapa yang tidak tahu Alfamart, mini market yang telah ada merajalela di tempat yang berbeda sekarang begitu familiar di masyarakat. Tapi Siapakah sosok di belakang perusahaan besar tersebut? Dialah Anggara Hans Prawira, pria yang memimpin PT Sumber Alfaria Trijaya Resources Tbk (Sumber Alfaria) sejak 2014

Hans naik sebagai direktur Alfaria cukup mengejutkan, karena pria kelahiran tahun 1972 tidak termasuk keluarga Djoko Susanto, pendiri dan pemilik Alfamart. Lalu bagaimanakah kisah seorang Hans Prawira bisa mencapai puncak di PT Sumber Alfaria tersebut? Berikut adalah kisahnya.

Hans Prawira - Direktur Alfamart
Hans Prawira – Direktur Alfamart

Awal Karir Hans Prawira

Sebelum dia benar-benar turun di sektor ritel, Hans mengawali karirnya dengan bergabung dikonsultan milik Prasetio Utomo & Co atau Arthur Andersen. Satu tahun setelah bekerja sebagai konsultan dan lulus dari Universitas Trisakti dengan gelar Sarjana Akuntansi, Hans lebih serius membangun karir sebagai konsultan profesional.

Enam tahun karirnya sebagai seorang konsultan, Hans memutuskan untuk meninggalkan tanah air serta mengikuti pendidikan di tingkat S2 di Australia. Sebuah gelar master dicapai pada tahun 2000 di IPMI Business School dan Monash University Australia.

Setelah lulus dari IPMI Business School dan Monash University di Australia, Hans melanjutkan kembali karirnya sebagai konsultan di tanah air. Namun suatu pertemuan dengan seperti Djoko Susanto mengharuskan dia untuk banting stir ke tanah retail sehingga membuat dia meninggalkan pekerjaannya sebagai konsultan di tahun 2001.

Djoko ketika itu mengajak Hans sebagai konsultan bisnis karena dinilai memiliki kemampuan dan pengalaman sebagai konsultan agar dapat membantu memajukan Usaha Alfamart ini. Ketika bergabung Hans langsung diangkat sebagai direktur keuangan dan saat itu Alfa minimart hanya memiliki 43 outlet.

Karir Fantastis, Alfamart Pun Ikut Berkembang

Di bawah Arahan Feny, yang menjabat sebagai Presiden AMU, yang nantinya dikemudian hari berganti namanya menjadi sumber Alfamart, keduanya bekerja untuk mengembangkan Alfamart. Dan benar terjadi cabang dan gerai Alfamart terus tumbuh berkembang. Pertumbuhan tersebut akhirnya membuat Hans berkembang dalam karirnya.

Setelah 7 tahun sebagai Direktur Keuangan Alfamart, di tahun 2008 Hans duduk sebagai Wakil Direktur. Setelah perusahaan mencapai IPO (Initial Public Offering) dan AMRT (Alfa Mart) lebih luas lagi, Hans menerima promosi lain untuk Managing Director AMRT di 2011.

Hans Prawira - Pengusaha Alfamart
Hans Prawira – Pengusaha Alfamart

Hans melanjutkan karir yang terus melesat hingga mencapai puncaknya setelah terpilih sebagai presiden direktur Alfamart pada Juni 2014 ditunjuk menggantikan Feny. Hans menyadari bahwa posisi saat ini didapat dari hasil kerja kerasnya bukan karena ambisi. Pria yang selalu menjalankan prinsip sederhana dia mengatakan dalam melakukan suatu pekerjaan bekerjalah dengan sebaik baiknya , berikan hasil yang terbaik maka penilaian obyektif dari orang lain atas kinerjanya di perusahaan akan diterimanya.

Baca Juga : Djoko Susanto Pendiri dan Pemilik Alfa Mart

Kerja Profesional

Meskipun bukan dalam satu keluarga dengan Djoko Susanto sebagai pemilik dan pendiri Alfamart dia mengakui bahwa ia bekerja secara profesional. Hans tidak pernah canggung ketika langkah-langkah yang diambil untuk suatu kebijakan dalam perusahaan. Hans mengatakan bahwa siapa pun yang bekerja di PT Sumber Alfaria termasuk anggota keluarga Djoko pun dia harus bekerja sebagai seorang profesional. Hans terus bekerja sampai sekarang dengan konsentrasi untuk mempertahankan pertumbuhan bisnis yang ada.

Dalam tiga tahun terakhir AMRT berkembang sangat cepat. Setelah tahun 2012, perusahaan memiliki anak perusahaan baru, PT Sumber Indah Lestari (SIL) dan meningkatkan saham di PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi dan Lawson). Pada tahun 2014 mulai AMRT merentangkan sayap datang ke Filipina. Tercatat hingga semester pertama 2015, AMRT memiliki Total 10.377 outlet yang terdiri dari gerai yang dimiliki secara franchisee ataupun secara individual.

Menjaga Semangat Kerja Karyawan

Selain menjaga pertumbuhan bisnis, pada saat ini, Hans memprioritaskan strategi untuk mempertahankan semangat para karyawan. karena karyawan memainkan peran penting dalam bisnis retail yang dia kelola.

Karena industri retail ini menyerap begitu banyak pekerja dengan tugas utamanya yaitu melayani konsumen dengan sebaik-baiknya. Lebih lajut Hans mengatakan bahwa jika jasa karyawan yang sangat memuaskan, maka konsumen akan merasa nyaman kepada kita dan akhirnya akan loyal kepada perusahaan.

Melalui penggunaan teknologi, Hans juga telah membuat sejumlah terobosan yang sangat penting dalam kontrol dari para anggota/mambership dengan pembuatan aplikasi Alfa Gift. Dengan aplikasi tersebut, Hans dapat mengumpulkan data konsumen seperti produk atau merek dalam keranjang konsumen. Terobosan ini akhirnya menjadi titik acuan penting bagi perusahaan untuk rajin mempertahankan Promo menarik bagi pelanggan setia Alfamart.

Gunawan

Untuk melangkah maju lihatlah ke depan jangan tengok ke arah belakang. Usaha yang sukses adalah bercermin dari kegagalan masa lalu

One thought on “Bos Alfamart Hans Prawira Mengawali Karir Sebagai Konsultan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *