Biografi Yongki Komaladi

 Jika Anda berkunjung ke stand sandal dan sepatu di beberapa pusat perbelanjaan, Anda akan menemukan brand Yongki Komaladi yang sampai saat ini angka penjualannya cukup tinggi. Branda yang satu ini tidak lepas dari seorang pengusaha yang bernama asli Kwok Joen Sian.

Biografi Singkat

Yongki kecil lahir dari pasangan Kwok Pit Tjong dan A Ho. Dirinya adalah anak ke-14 dari 15 bersaudara. Kwok Joen Sian mulai akrab dipanggil Yongki mengingat saat kecil, dirinya seringkali keluar dengan memakai gelang emas bertuliskan Yongki di pergelangan tangannya. Menjelang dewasa, agar mudah dibedakan dengan nama Yongki yang lain, pengusaha yang satu ini menambahkan nama Komaladi. Saat kecil, Yongki termasuk keluarga yang berada, ia bersekolah di SD Petojo, SMP Pax Kemakmuran, dan SMU Katolik Ricci. Yongki sempat menempuh pendidikan di Singapura, namun ia tidak melanjutkan pendidikannya, mengingat saat itu, Yongki harus kehilangan ibunda tercinta.

Biografi Singkat Yongki Komaladi

Karir

Setelah menyelesaikan pendidikan, Yongki muda memulai karirnya dengan bekerja di butik pakaian import milik orangtua angkatnya yang terletak di Duta Merlin, Jakarta. Yongki memilih bekerja sebagai seorang penjaga butik yang konsumennya kebanyakan berasal dari kalangan menengah keatas. Selain berkarir sebagai penjaga butik, ada banyak karir lain yang dijalaninya semasa muda.

Ø     Model kacamata brand Oculus bersama artis Ray Sahetapy dan brand busana karya desainer ternama bersama Pierre Bruno. Karir di bidang modelling ini datang padanya karena wajah tampan yang dimiliki, disamping postur badan sangat tegap dan atletis.

Ø     Artis film tahun 80an bersama Meriam Belina dan Titi DJ.

Ø     Chief Merchandiser di Ramayana Department Store. Sejak berkarir di department store inilah bakat Yongki Komaladi sebagai seorang desainer mulai terlihat jelas. Awalnya sebagai karyawan yang bekerja di bidang desain produk, ia mencoba mengkombinasikan beberapa model pakaian untuk meningkatkan penjualan dan ketika metode promosi yang dilakukan berhasil, atasan ditempatnya bekerja memberikan tawaran untuk mulai mendesain sepatu.

Sejarah desainer sepatu

Di masa itu, permasalahan yang terjadi di dunia sepatu adalah minimnya model yang menjadikan penjualan sepatu dirasa tidak ada peningkatan yang signifikan. Yongki mencoba mematahkan anggapan tersebut dengan mendesain sepatu kemudian mempromosikannya melalui jalinan kerjasama dengan para desainer yang pernah dikenalnya. Dalam mendesain sepatu sendiri, Yongki tidak mau asal-asalan. Dirinya melakukan riset pasar dalam waktu yang cukup lama untuk mengetahui minat dan selera pasar. Ketika ada ide yang dipikirkan, Yongki akan langsung menuangkan ide yang dimilikinya diatas kertas gambar. Hasilnya tidak sia-sia karena saat ini brand dengan namanya menjadi brand yang cukup diperhitungkan di kalangan domestik.

Pengembangan brand Yongki Komaladi

Pengembangan brand

Dengan kesuksesan yang diraih, Yongki tidak lantas berpuas diri, brand yang dibangun dengan namanya ini dikembangkan dibawah PT Sumber Kreasi Fumiko dan saat ini sudah menjalin kerjasama dengan beragam pusat perbelanjaan domestik di hampir seluruh wilayah di Indonesia. Dalam mengembangkan produknya, ada beragam metode yang dilakukan oleh Yongki Komaladi.

Ø     Survey bahan produk yang tidak sembarangan

Yongki selalu mengedepankan kualitas dalam produksi brand sepatu yang dimilikinya. Karena itulah, survey bahan yang dilakukan tidak pernah dilakukan asal-asalan dan selalu menggunakan bahan yang kualitasnya tahan lama dan tidak mudah rusak dengan perlakuan tertentu.

Ø     Kolaborasi dengan pengusaha atau pengrajin di kalangan UMKM

Meski terkesan biasa saja, kolaborasi yang dilakukan brand Yongki dengan pengusaha atau pengrajin UMKM sangat membantu pengembangan bisnis. Hal ini karena inovasi yang dimiliki oleh dunia UMKM tdiak kalah jika dibandingkan dengan dunia internasional. Selain itu, produk yang dihasilkan juga sangat berkualitas.

Ø     Melihat trend sepatu yang berkembang dari tahun ke tahun

Brand yang dilahirkan oleh Yongki ini tetap memiliki tantangan yang berhubungan dengan trend dan hal inilah yang diperhatikan betul saat membuat desain sepatu. Dengan pemahaman trend yang update di semua usia, desain yang diciptakan akan selalu digemari dalam beberapa tahun kedepan.

Dengan informasi diatas, jika Anda ingin memiliki bisnis di bidang sepatu seperti pengusaha yang satu ini, Anda hanya perlu memiliki prinsip pantang menyerah dan open minded. Dengan begitu, bisnis yang dijalankan akan berhasil dalam jangka panjang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *